Bango Innovation Park Agro Edu Tourism

image

Proyek Bango Innovation Park and Garden merupakan pengembangan kawasan terpadu agro-eduwisata di Kota Sabang yang mengintegrasikan fungsi produksi atsiri, edukasi, rekreasi, hospitality, dan komers...

General Investment

Bango Innovation Park Agro Edu Tourism

Property Description

Proyek Bango Innovation Park and Garden merupakan pengembangan kawasan terpadu agro-eduwisata di Kota Sabang yang mengintegrasikan fungsi produksi atsiri, edukasi, rekreasi, hospitality, dan komersial dalam satu ekosistem berkelanjutan. Kawasan ini terdiri dari 13 zona utama yang mencakup area agro nilam sebagai core bisnis, nursery pembibitan, taman tematik, kebun buah, serta fasilitas pendukung seperti cottage dan gedung pertemuan. Dengan nilai investasi sekitar Rp75 miliar, proyek ini dirancang untuk meningkatkan daya tarik pariwisata Sabang sekaligus mengembangkan industri berbasis potensi lokal, khususnya tanaman atsiri seperti nilam, pala, dan cengkeh, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat serta memperkuat positioning Sabang sebagai destinasi wisata edukatif dan berkelanjutan.

Aspek Teknis

Secara teknis, proyek ini dinilai layak karena didukung oleh ketersediaan lahan yang sesuai untuk pengembangan agro-eduwisata serta kondisi agroklimat Sabang yang cocok untuk budidaya tanaman atsiri. Kawasan dirancang dengan pembagian fungsi yang jelas antara zona produksi, wisata, hospitality, dan komersial, sehingga memungkinkan operasional yang efisien dan terintegrasi. Kapasitas produksi utama mencakup sekitar 625 liter minyak nilam per tahun, lebih dari 100.000 bibit tanaman unggul, serta fasilitas hospitality berupa 32 kamar cottage yang mendukung kegiatan wisata dan event. Teknologi yang digunakan relatif sederhana dan telah umum diterapkan, seperti sistem budidaya intensif, unit distilasi minyak atsiri, serta manajemen operasional wisata dan perhotelan. Dengan kebutuhan sekitar 118 tenaga kerja dan dukungan infrastruktur dasar yang memadai, proyek ini dapat dijalankan secara operasional dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui kemitraan dan ekspansi produksi.


Market Opportunity

Dari sisi pasar, proyek ini memiliki peluang yang kuat karena menyasar beberapa segmen sekaligus, yaitu wisatawan domestik dan mancanegara yang tertarik pada eco-tourism dan experiential tourism, institusi pendidikan untuk kegiatan study tour, serta sektor korporasi dan pemerintah untuk kegiatan meeting dan event. Selain itu, produk atsiri yang dihasilkan memiliki pasar tersendiri pada industri parfum, kosmetik, dan wellness yang terus berkembang secara global. Di sisi lokal, Sabang masih memiliki keterbatasan destinasi wisata berbasis edukasi dan agro terpadu, sehingga proyek ini berpotensi menjadi pionir (first mover) yang menawarkan diferensiasi tinggi. Dengan estimasi kunjungan 30.000-40.000 wisatawan per tahun serta permintaan produk atsiri dan bibit unggul yang bersifat berulang, proyek ini memiliki kombinasi pasar yang stabil dan bertumbuh.

Financial Estimation

Total Estimate:
Rp 75 Milyar
IRR/NPV/BEP:
IRR: 13.85% | NPV: 21,43 | B/C: 1,29 | BEP: 10 tahun

Quick Summary


Land Area : 30.0002
Land Status : Pemerintah Kota Sabang
Investment Schema : KPBU / PMA / PMDN
Water : Available
Power : Available
Gas : Not Available
Road Access : Available
Port Access : 0 KM
Airport Access : 0 KM
Toll Access : 0 KM
Others :
Interesting to this project

Gallery:

related Projects

image
image
Starting Invest in Aceh

These investment incentives and scheme is specifically designed to encourage potential investors and thus reap the positive effects of foreign direct investments (FDI).

Contact Us