Relokasi/Revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI)

image

Kota Lhokseumawe merupakan salah satu wilayah pesisir strategis di Provinsi Aceh yang memiliki potensi besar di sektor perikanan tangkap. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka menja...

Fishery

Relokasi/Revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI)

Property Description

Kota Lhokseumawe merupakan salah satu wilayah pesisir strategis di Provinsi Aceh yang memiliki potensi besar di sektor perikanan tangkap. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka menjadikan aktivitas penangkapan ikan cukup tinggi, dengan dukungan armada nelayan tradisional hingga semi-modern. Produksi perikanan tangkap didominasi oleh ikan pelagis seperti tongkol, cakalang, dan tuna, yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta permintaan pasar yang stabil. Namun demikian, kondisi eksisting Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kota Lhokseumawe saat ini belum optimal, baik dari sisi lokasi, fasilitas, maupun sistem pengelolaan. Beberapa permasalahan utama meliputi keterbatasan kapasitas, fasilitas penanganan ikan yang belum memenuhi standar rantai dingin (cold chain), sanitasi yang kurang memadai, serta belum terintegrasinya sistem pemasaran secara modern. Hal ini berdampak pada rendahnya efisiensi distribusi, kualitas hasil tangkapan, dan nilai jual ikan di tingkat nelayan. Oleh karena itu, diperlukan proyek strategis berupa relokasi dan/atau revitalisasi TPI yang lebih representatif, modern, dan terintegrasi untuk mendukung peningkatan daya saing sektor perikanan tangkap di Kota Lhokseumawe.

Aspek Teknis

Secara teknis, proyek relokasi/revitalisasi TPI direncanakan mencakup pembangunan fasilitas yang memenuhi standar nasional dan mendukung efisiensi operasional. Komponen utama yang direncanakan antara lain: Fasilitas Utama: Area pelelangan yang representatif dan higienis; Dermaga tambat labuh kapal nelayan; Tempat bongkar muat hasil tangkapan; Sistem drainase dan sanitasi yang baik. Fasilitas Pendukung: Cold storage dan ice flake machine untuk menjaga kualitas ikan; Gudang penyimpanan dan ruang sortir/grading ikan; Instalasi air bersih dan listrik yang memadai; Sistem pengelolaan limbah. Sistem Operasional: Penerapan rantai dingin (cold chain system) sejak pendaratan hingga distribusi; Digitalisasi sistem pelelangan dan pencatatan transaksi; Manajemen pengelolaan berbasis kelembagaan yang profesional (UPTD/BUMD/kemitraan). Lokasi: Relokasi TPI diarahkan ke lokasi yang lebih strategis, dekat dengan jalur pelayaran nelayan, memiliki akses transportasi darat yang baik.


Market Opportunity

Dari sisi pasar, permintaan terhadap komoditas hasil perikanan tangkap di Kota Lhokseumawe dan wilayah sekitarnya menunjukkan tren yang stabil dan cenderung meningkat. Kebutuhan konsumsi ikan masyarakat lokal, permintaan dari industri pengolahan, serta potensi distribusi ke daerah lain di Aceh bahkan ekspor menjadi peluang besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Saat ini, sistem pelelangan ikan masih bersifat konvensional sehingga belum mampu menciptakan harga yang transparan dan kompetitif. Dengan adanya revitalisasi TPI, diharapkan terbentuk mekanisme pasar yang lebih efisien melalui: Sistem lelang berbasis digital atau semi-digital; Transparansi harga dan peningkatan posisi tawar nelayan; Akses pasar yang lebih luas (antar daerah dan ekspor); Terhubung dengan pelaku usaha seperti pedagang besar, eksportir, dan industri pengolahan Selain itu, pengembangan TPI modern juga akan menarik minat investor di sektor hilir seperti cold storage, logistik perikanan, dan industr

Financial Estimation

Total Estimate:
Rp 2 Milyar
IRR/NPV/BEP:
IRR: 13.2% | NPV: 580 | B/C: 1,29 | BEP: 8 tahun

Quick Summary


Land Area : 3002
Land Status : Pemko Lhokseumawe
Investment Schema : KPBU / PMA / PMDN
Water : Not Available
Power : Available
Gas : Not Available
Road Access : Available
Port Access : 0 KM
Airport Access : 0 KM
Toll Access : 0 KM
Others :
Interesting to this project

Gallery:

related Projects

image
image
Starting Invest in Aceh

These investment incentives and scheme is specifically designed to encourage potential investors and thus reap the positive effects of foreign direct investments (FDI).

Contact Us