Pengembangan Kawasan Ulee Lheue sebagai Hotel Syariah merupakan proyek strategis yang bertujuan menghadirkan akomodasi modern berbasis prinsip syariah di Kota Banda Aceh. Dengan lokasi yang sangat ...
Tourism
Pengembangan Kawasan Ulee Lheue sebagai Hotel Syariah merupakan proyek strategis yang bertujuan menghadirkan akomodasi modern berbasis prinsip syariah di Kota Banda Aceh. Dengan lokasi yang sangat strategis sebagai gerbang utama menuju Sabang, hotel ini diposisikan sebagai pilihan utama bagi wisatawan yang mengutamakan kenyamanan, privasi, dan layanan halal. Proyek ini mengusung konsep hospitality yang mengintegrasikan nilai religi dengan standar layanan profesional, serta didukung fasilitas lengkap seperti restoran halal, ruang pertemuan, dan akses mudah ke kawasan wisata pesisir. Secara keseluruhan, proyek ini menawarkan peluang investasi yang menarik di sektor pariwisata halal yang sedang tumbuh pesat.
Secara teknis, pengembangan hotel dirancang dengan standar konstruksi modern yang mengedepankan efisiensi, kenyamanan, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah, baik dari sisi desain ruang maupun operasional. Fasilitas utama meliputi kamar hotel, restoran halal, ruang meeting, area parkir, serta fasilitas ibadah. Sistem operasional didukung teknologi seperti reservasi digital dan manajemen hotel terintegrasi. Proyek juga memperhatikan aspek keberlanjutan melalui pengelolaan energi dan limbah yang efisien. Pengembangan dilakukan secara bertahap untuk memastikan optimalisasi investasi dan kesiapan pasar.
Dari sisi pasar, proyek ini didukung oleh permintaan yang stabil dari arus wisatawan menuju Sabang serta meningkatnya minat terhadap wisata berbasis syariah. Target pasar mencakup wisatawan domestik dan internasional, keluarga, rombongan perjalanan religi, serta pelaku bisnis yang membutuhkan akomodasi nyaman dan sesuai prinsip syariah. Keterbatasan hotel berstandar syariah yang modern di Banda Aceh menjadi peluang signifikan untuk mengambil posisi pasar yang kuat. Didukung tren global halal tourism, proyek ini berpotensi meningkatkan tingkat hunian (occupancy rate), lama tinggal wisatawan, serta menciptakan pendapatan yang berkelanjutan.
Total Estimate:
Rp 140 Milyar
IRR/NPV/BEP:
IRR: 15% | NPV: 22 Milyar | B/C: 1.07 | BEP: 6 tahun
| Land Area | : 11.1602 |
| Land Status | : Pemerintah Kota Banda Aceh |
| Investment Schema | : KPBU / PMA / PMDN |
| Water | : Available |
| Power | : Available |
| Gas | : Not Available |
| Road Access | : Available |
| Port Access | : 0 KM |
| Airport Access | : 0 KM |
| Toll Access | : 0 KM |
| Others | : |
These investment incentives and scheme is specifically designed to encourage potential investors and thus reap the positive effects of foreign direct investments (FDI).
Contact Us