Pembangunan SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan)

image

Judul Proyek: Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Terintegrasi Pelabuhan Perikanan Kuala Pasi Peukan Baro, Kabupaten Pidie. Kuala Pasi Peukan Baro merupakan salah satu pusat pe...

Fishery

Pembangunan SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan)

Property Description

Judul Proyek: Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Terintegrasi Pelabuhan Perikanan Kuala Pasi Peukan Baro, Kabupaten Pidie. Kuala Pasi Peukan Baro merupakan salah satu pusat pendaratan ikan strategis di Kabupaten Pidie dengan populasi nelayan yang padat. Selama ini, nelayan menghadapi kendala tinggi dalam biaya operasional karena harus membeli BBM dari SPBU umum yang letaknya jauh dari pelabuhan, serta sering menghadapi ketidakpastian stok. Proyek ini hadir sebagai solusi infrastruktur energi untuk memastikan ketersediaan Solar bersubsidi tepat di lokasi tambat kapal. Tujuan Investasi: Membangun fasilitas distribusi BBM yang modern, aman, dan transparan. Mengoptimalkan nilai ekonomi Pelabuhan Kuala Peukan Baro melalui penyediaan sarana penunjang yang vital. Mencapai profitabilitas berkelanjutan melalui margin penjualan BBM dan produk sampingan (pelumas/logistik). Penerapan sistem monitoring stok digital dan pencatatan transaksi untuk transparansi distribusi subsidi (sesuai regulasi BPH Migas). Potensi Pasar & Keunggulan Lokasi. Pasar Terjamin (Captured Market): Melayani ratusan kapal nelayan (ukuran <10 GT hingga >30 GT) yang berbasis di Kuala Peukan Baro dan sekitarnya. Lokasi Strategis: Berada di jalur pesisir utara Aceh yang sibuk, memungkinkan SPBN menjadi titik pengisian bagi kapal yang sedang melintas (transit). Dukungan Pemerintah: Kawasan ini menjadi prioritas pengerukan alur dan pengembangan fasilitas terpadu oleh Pemerintah Daerah dan Pusat, yang akan meningkatkan frekuensi kapal bersandar. Skema Kerjasama : Investor berperan sebagai pemilik modal dan pengelola unit usaha, bekerja sama dengan lembaga terkait (Pertamina/BPH Migas) dalam penyaluran kuota subsidi, dengan dukungan penuh dari pengelola pelabuhan/Dinas Perikanan dalam penyediaan lahan.

Aspek Teknis

a. Status Lahan milik Pemerintah b. Lokasi berada di pinggir laut untuk memudahkan akses kapal nelayan, c. memiliki akses jalan yang memadai untuk mobil tamgki pengangkut BBM.


Market Opportunity

Poin-poin utama: Nilai strategis dan potensi pasar, yaitu: Basis konsumen jelas: Melayani ratusan nelayan di wilayah pesisir Pidie yang saat ini sangat bergantung pada pasokan bahan bakar untuk melaut. PP Kuala Pasi Peukan Baro merupakan salah satu pelabuhan prioritas dalam rencana survei dan pengembangan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Pemerintah Provinsi Aceh. Permintaan Konsisten: Kebutuhan solar nelayan bersifat harian dan berkelanjutan. Saat ini, nelayan seringkali harus menempuh jarak jauh ke SPBU umum dengan biaya transportasi tambahan, sehingga kehadiran SPBN di dalam kompleks pelabuhan memiliki keunggulan kompetitif yang mutlak. Status Proyek & Dukungan Pemerintah: Prioritas Nasional & Daerah: Pelabuhan ini termasuk dalam 13 lokasi pelabuhan perikanan prioritas penanganan di Aceh. Hal ini menjamin adanya perhatian pemerintah dalam hal infrastruktur pendukung seperti pengerukan muara dan pembangunan jetty untuk memudahkan kapal bersandar langsung ke SPDN. Kemu

Financial Estimation

Total Estimate:
IRR/NPV/BEP:

Quick Summary


Land Area : 1,5
Land Status : Provinsi Aceh
Investment Schema : KPBU / PMA / PMDN
Water : Available
Power : Available
Gas : Not Available
Road Access : Available
Port Access : 0 KM
Airport Access : 0 KM
Toll Access : 0 KM
Others :
Interesting to this project

Gallery:

related Projects

image
image
Starting Invest in Aceh

These investment incentives and scheme is specifically designed to encourage potential investors and thus reap the positive effects of foreign direct investments (FDI).

Contact Us