Proyek ini merupakan rencana optimalisasi aset milik Pemerintah Kota Sabang berupa Gapang Resort yang berlokasi di Jl. Sabang-Iboh, Gampong Iboh, Kecamatan Sukamakmue. Aset ini memiliki luas lahan ...
Tourism
Proyek ini merupakan rencana optimalisasi aset milik Pemerintah Kota Sabang berupa Gapang Resort yang berlokasi di Jl. Sabang-Iboh, Gampong Iboh, Kecamatan Sukamakmue. Aset ini memiliki luas lahan sekitar ±31.135 m² dengan fasilitas eksisting berupa 18 unit cottage, restoran, ruang meeting, serta fasilitas pendukung lainnya, namun saat ini dalam kondisi rusak berat dan tidak beroperasi. Lokasinya berada tepat di tepi Pantai Gapang dengan keunggulan pemandangan laut (sea view) dan berada di jalur utama wisata Sabang (Gapang-Iboih-Tugu KM 0). Oleh karena itu, proyek diarahkan pada revitalisasi dan pengembangan kembali resort dengan penambahan fasilitas pendukung seperti ruang pertemuan untuk meningkatkan nilai ekonomi dan fungsi pariwisata aset.
Secara teknis, aset ini memiliki keunggulan berupa lokasi strategis di tepi pantai dengan visibilitas yang baik dari jalan utama serta akses yang relatif mudah dijangkau dari Kota Sabang maupun Pelabuhan Balohan, meskipun transportasi publik masih terbatas. Berdasarkan lingkup analisis teknis (halaman 8), kajian mencakup kondisi lahan, potensi pengembangan sesuai regulasi, proyeksi biaya investasi, dan usulan konfigurasi pembangunan. Lahan yang luas serta posisi langsung menghadap pantai memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengembangan konsep resort modern berbasis wisata bahari. Namun demikian, kondisi bangunan eksisting yang rusak berat mengharuskan adanya revitalisasi signifikan atau pembangunan ulang agar memenuhi standar operasional dan daya saing pasar.
Dari sisi pasar, proyek ini memiliki potensi yang kuat karena berada di kawasan wisata unggulan Sabang yang terkenal dengan aktivitas snorkeling dan diving, khususnya di kawasan Iboih yang berada satu garis pantai dengan lokasi aset. Berdasarkan analisis pasar dalam dokumen (halaman 8), aspek yang dikaji meliputi permintaan dan penawaran akomodasi, tingkat okupansi, analisis pesaing, serta benchmark tarif properti sejenis. Lingkungan sekitar aset didominasi oleh guest house, resort, dan fasilitas wisata bahari, yang menunjukkan adanya klaster pariwisata yang berkembang dan permintaan pasar yang stabil baik dari wisatawan domestik maupun mancanegara. Kondisi ini diperkuat oleh pertumbuhan sektor pariwisata Aceh yang terus meningkat pasca pandemi, sehingga memberikan prospek pasar yang positif bagi pengembangan resort.
Total Estimate:
Rp 24,07 Milyar
IRR/NPV/BEP:
IRR: 12.70% | NPV: 1,86 | B/C: 1,07 | BEP: 11 tahun
| Land Area | : 31.1352 |
| Land Status | : Pemerintah Kota Sabang |
| Investment Schema | : KPBU / PMA / PMDN |
| Water | : Available |
| Power | : Available |
| Gas | : Not Available |
| Road Access | : Available |
| Port Access | : 0 KM |
| Airport Access | : 0 KM |
| Toll Access | : 0 KM |
| Others | : |
These investment incentives and scheme is specifically designed to encourage potential investors and thus reap the positive effects of foreign direct investments (FDI).
Contact Us